RSS

Usaha Kecil dan Menengah (UKM)

26 Oct

Usaha Kecil dan Menengah disingkat UKM adalah sebuah istilah yang mengacu ke jenis usaha kecil yang memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp 200.000.000 tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha. Dan usaha yang berdiri sendiri. Menurut Keputusan Presiden RI no. 99 tahun 1998 pengertian Usaha Kecil adalah: “Kegiatan ekonomi rakyat yang berskala kecil dengan bidang usaha yang secara mayoritas merupakan kegiatan usaha kecil dan perlu dilindungi untuk mencegah dari persaingan usaha yang tidak sehat.”
1. Kriteria usaha kecil menurut UU No. 9 tahun 1995 adalah sebagai berikut: Memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp. 200.000.000,- (Dua Ratus Juta Rupiah) tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha
2. Memiliki hasil penjualan tahunan paling banyak Rp. 1.000.000.000,- (Satu Miliar Rupiah).
3. Milik Warga Negara Indonesia
4. Berdiri sendiri, bukan merupakan anak perusahaan atau cabang perusahaan yang tidak dimiliki, dikuasai, atau berafiliasi baik langsung maupun tidak langsung dengan Usaha Menengah atau Usaha Besar
5. Berbentuk usaha orang perorangan , badan usaha yang tidak berbadan hukum, atau badan usaha yang berbadan hukum, termasuk koperasi.
Pemerintah Indonesia, membina UKM melalui Dinas Koperasi dan UKM, di masing-masing Provinsi atau Kabupaten/Kota.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Laju Tumbuhnya UKM
1. Internal
a. Tidak rentan terhadap gejolak perubahan ekonomi (masa krisis)
b. Mudah masuk dan keluar (mudah dan cepat berganti bidang usaha)
c. Bersubtitusi dengan laju pertumbuhan investasi (investasi naik jadi buruh, investasi naik jadi petani/pedagang)
2. Eksternal
a. Kebijakan pemerintah dalam pemberdayaan UKM
b. Persaingan (kualitas, waktu, teknologi)

Tantangan Akuntansi UKM
1. UKM tidak memiliki sistem informasi akuntansi yang memadai
2. UKM tidak mampu membuat laporan keuangan yang sesuai dengan PSAK yang semakin rumit
3. Tanpa laporan keuangan yang sesuai dengan PSAK, UKM tidak bisa mengajukan kredit ke perbankan
4. UKM membutuhkan bantuan universitas dalam membuat laporan keuangan.

UKM dalam Menghadapi Pasar Bebas
Tidak adanya hambatan buatan (hambatan yang diterapkan pemerintah) dalam perdagangan untuk individual-individual dan perusahaan-perusahaan yang berada di negara yang berbeda, sehingga perdagangan internasional yang sering dibatasi oleh berbagai pajak Negara, biaya tambahan yang diterapkan pada barang eksport dan import, ini akan ditolak oleh perdagangan bebas.

Dampak Perdagangan Bebas
1. memungkinkan adanya kenaikan eksport Indonesia jika peluang yang ada benar-benar dimanfaatkan.
2. industri Indonesia akan babak belur karena kalah bersaing dengan barang Negara ASEAN, China yang terkenal murah.

Kapasitas UKM dalam Persaingan Bebas
1. Tantangan
• Banyak/bervariasi bisnis UKM
• Mayoritas skala ekonominya rendah dan tersebar
2. Peluang
• UKM mempunyai potensi mandiri
• Walaupun terbatas, namun punya jaringan baik domestic maupun eksport
• Melalui model kemitraan

Langkah Kebijakan Pemerintah dalam Pengembangan UKM
1. Penciptaan Iklim Usaha
• Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah
 Pasal 12
Perijinan Usaha (membebaskan biaya perijinan bagi usaha mikro)
 Pasal 13
Menetapkan bidang usaha yang dicanangkan untuk usaha mikro, kecil, dan menengah.
2. Pembinaan dan pemberdayaan UKM
• Program Dana Bergulir (melalui lembaga keuangan koperasi: KSP/USP, KJKS/UJKS
• Program Bantuan Sosial
• Program Perluasan Pelayanan KUR (20 triliun)
• Pemasyarakatan Kewirausahaan dan Pengembangan Wirausaha Baru
• Pengembangan Tempat Praktek Keterampilan Usaha
• Pengembangan Pasar Tradisional oleh Koperasi
• LPBD (Lembaga Pendanaan Dana Bergulir)
3. Insentif bagi UKM
• Untuk promosi dagang ke luar negeri
• Kemitraan usaha besar dengan usaha kecil
• Keringanan pajak atas barang dan jasa UKM
• Bunga bagi tabungan dan simpanan koperasi

4. Peran dari Pemerintah Daerah
Pembagian kewenangan Pemerintah Daerah, Provinsi, Kabupaten/Kota
• Peraturan pemerintah Republik Indonesia Nomor 38 tahun 2007 tentang pembagian urusan pemerintah, pemerintah daerah, provinsi dan pemerintah daerah kabupaten dan kota.

 
1 Comment

Posted by on October 26, 2010 in Akuntansi

 

One response to “Usaha Kecil dan Menengah (UKM)

  1. alek

    May 13, 2011 at 5:20 am

    kk boleh ga minta nomber hp nya

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: