RSS

Monthly Archives: April 2011

Cara Membaca Tabel Harga Saham

1. Code = Kode saham
2. Name = Nama perusahaan.
3. Prev = (Previous) Harga penutupan kemarin/hari sebelumnya.
4. Open = Harga pembukaan yang terjadi pada hari tersebut.
5. High = Harga tertinggi yang terbentuk pada hari tersebut.
6. Low = Harga terendah yang terbentuk pada hari tersebut.
7. Close = Harga penutupan/terakhir transaksi.
8. Change = (Close – Prev) Perubahan harga saham dibandingkan harga penutupan sebelumnya.
9. Volume = Jumlah saham yang ditransaksikan pada hari tersebut.

 
1 Comment

Posted by on April 28, 2011 in Akuntansi

 

Hyde Oh Hyde.. :)

Berawal dari soundtrack fim favorit Samurai X yang booming sewaktu saya masih kecil, dari situlah saya mengenal vokalis yang ganteng tapi cantik (hehe) dari sebuah band bernama L’arc En Ciel, vokalis itu bernama Hyde (Hideto Takarai).. Karakter suaranya keren, dan gaya penampilannya selalu nyentrik. Band yang digawanginya terhitung sukses, karya-karyanya mendunia, dan banyak juga anak-anak Indonesia yang ngefans sama dia. Selain bergabung di L’arc En Ciel, dia juga bersolo karier, dan membantuk band baru bernama VAMPS.
Ternyata, saya dan Hyde punya selera yang sama: menggambar dan menyukai death note manga 😀 haa..

are you ready??

Berikut profil dari Hyde:

HYDE adalah vokalis grup musik Jepang, L’Arc~en~Ciel. Penulisan namanya sebagai solo artis adalah HYDE (semua huruf kapital), dan hyde (semua huruf kecil) jika mengatasnamakan sebagai vokalis L’Arc~en~Ciel.
HYDE lahir 29 Januari 1969 di kota Wakayama, Prefektur Wakayama, Jepang. Bergabung dengan band L’Arc~en~Ciel pada tahun 1991 setelah meninggalkan posisinya sebagai gitaris di band terdahulu Jerussalem’s Rod.

hyde di band L'arc En Ciel

Karier solonya dimulai pada tahun 2001 setelah L’Arc~en~Ciel merilis single mereka yang berjudul Spirit Dreams Inside. Ia memulai solo kariernya dengan mengeluarkan 3 single yaitu “Shallow sleep”, “Evergreen”, dan “Angel’s Tale”. Album solo pertamanya keluar pada tahun 2002 berjudul Roentgen. Pada tahun 2003 ia merilis dua buah single berjudul “Hello” dan “Horizon”, dan pada tahun yang sama, album kedua yang dinamakannya “666” dirilis. Pada masa solo kariernya, HYDE juga sempat bermain dalam film Moonchild (yang dibintanginya bersama Gackt dan Wang Lee Hom). Pada tahun berikutnya, ia memerankan karakter Adam dalam film Kagen no Tsuki (bersama Hiroki Narimiya dan Chiaki Kuriyama). Lagu “The Cape of Storms” dari album “Roentgen” menjadi soundtrack dari film ini.

Beautiful Hyde.. he

Pada tahun 2006, HYDE merilis album ketiganya yang berjudul FAITH dan memulai debutnya di Amerika. HYDE menggelar konser di Slim’s (San Francisco, California) dan tiketnya terjual habis hanya dalam tiga menit. Ia juga menggelar konser di House of Blues di Anaheim; the Fillmore, San Francisco; dan House of Blues, Hollywood.
Tahun berikutnya, Hyde kembali aktif dengan L’Arc~en~Ciel.

Setelah L’Arc~en~Ciel dinyatakan kembali vakum, HYDE membentuk sebuah unit rock bersama gitaris band Oblivion Dust, KAZ. Unit ini bernama VAMPS dan bernaung di bawah label miliknya sendiri, VAMPROSE. Debut VAMPS dimulai dengan dirilisnya single “Love Addict” pada tahun 2008 yang bernuansa punk. Pada tahun berikutnya, albums yang bernama “VAMPS” dirilis. HYDE pun kembali konser di Amerika dengan nama VAMPS.

VAMPS

Hyde menikah dengan aktris, model, sekaligus pembawa acara televisi Jepang yang bernama Megumi ÅŒishi pada tanggal 25 Desember 2000. Mereka telah memiliki seorang anak laki-laki yang lahir pada tanggal 11 November 2003 bernama Naoki.

Dalam karier solonya, HYDE merupakan seorang pengguna fanatik gitar-gitar Fender.
Dalam kariernya sebagai vokalis L’Arc~en~Ciel, hyde menggunakan Gretsch double cut dengan custom made kepala tengkorak di bagian head gitar. Sebagai hyde, ia juga terkenal dengan mikropon “salib”, yaitu sebuah mikropon yang dibuat khusus berwarna perak dan berbentuk salib.
Walaupun gaya bermusik dan visualnya berubah dan kehidupan pribadi yang terselubung, HYDE tetap menjadi favorit para fans dalam komunitas rock Jepang dengan lagu-lagunya yang telah digunakan dalam iklan televisi dan film-film. Kesuksesannya tidak hanya di Jepang saja, bagaimanapun, dengan perilisan album 666 di Jerman pada September 2005. Dengan suara yang kuat dan kepercayaan diri bermain gitar, HYDE membuktikan untuk meninggalkan efek yang akan bertahan lama dalam genre musik rock Jepang.

Hyde.. Oh Hyde You Are My Inspiration.. 🙂

dorr!

 
Leave a comment

Posted by on April 26, 2011 in Musik

 

Faktor yang Mempengaruhi Harga Pasar saham

Menurut Arifin (2001 : 116-125) faktor – faktor yang mempengaruhi harga saham adalah sebagai berikut :
a. Kondisi fundamental emiten
Faktor fundamental merupakan faktor yang erat kaitannya dengan kondisi perusahaan yaitu kondisi manajemen organisasi sumber daya manusia, kondisi keuangan perusahaan yang tercermin dalam kinerja keuangan perusahaan. Menurut Husnan (1998 : 315) analisis fundamental mencoba memperkirakan harga saham dimasa yang akan datang dengan :
1) Mengestimasi nilai faktor–faktor fundamental yang mempengaruhi harga saham di masa yang akan datang.
2) Menetapkan hubungan variabel–variabel tersebut sehingga di peroleh taksiran harga saham.
Model ini sering disebut sebagai share price forecasting dan sering digunakan dalam berbagai pelatihan analisis sekuritas. Dalam model ini langkah yang paling penting adalah mengidentifikasi faktor–faktor fundamental yang diperkirakan akan mempengaruhi harga saham. Faktor yang dianalisis merupakan faktor yang berhubungan dengan kondisi perusahaan, yang meliputi kondisi manajemen, organisasi, SDM, dan keuangan perusahaan yang tercermin dalam kinerja perusahaan.
Menurut Jogiyanto ( 1998 : 315 ) analisis fundamental merupakan analisis yang menggunakan data–data finansial yaitu data–data yang berasal dari laporan keuangan perusahaan, seperti laba, deviden yang dibagi dan sebagainya.
Dengan demikian untuk menganalisis harga saham digunakan analisis fundamental. Analisis fundamental merupakan analisis yang berkaitan dengan kondisi internal perusahaan. Salah satu komponen yang berhubungan dengan kondisi internal perusahaan adalah kinerja perusahaan manufaktur yang terdiri dari Return On Investment (ROI), dan Earning Per Share (EPS).
ROI merupakan rasio yang menunjukkan kinerja keuangan perusahaan dalam menghasilkan laba bersih dari aktiva yang digunakan untuk operasional perusahaan. ROI merupakan faktor fundamental perusahaan yang dapat mempengaruhi harga saham. Rasio ini menghubungkan keuntungan yang diperoleh dari operasi perusahaan (net operating income) dengan jumlah investasi atau aktiva yang digunakan untuk menghasilkan keuntungan operasi tersebut (net operating assets). ROI yang semakin meningkat menunjukkan kinerja perusahaan yang semakin baik dan para pemegang saham akan memperoleh keuntungan dari deviden yang diterima semakin meningkat.
Pada umumnya, investor akan mengharapkan manfaat dari investasinya dalam bentuk laba per lembar saham, sebab earning per share (EPS) ini menggambarkan jumlah keuntungan yang diperoleh untuk setiap lembar saham biasa. Sedangkan jumlah EPS yang akan didistribusikan kepada investor saham tergantung pada kebijakan perusahaan dalam hal pembayaran deviden. EPS yang tinggi menandakan bahwa perusahaan tersebut mampu memberikan tingkat kesejahteraan yang lebih baik kepada pemegang saham, sedangkan EPS yang rendah menandakan bahwa perusahaan gagal memberikan kemanfaatan sebagaimana yang diharapkan oleh pemegang saham.

b. Hukum permintaan dan penawaran
Setelah faktor fundamental faktor permintaan dan penawaran menjadi faktor kedua yang mempengaruhi harga saham. Dengan asumsi bahwa begitu investor mengetahui kondisi fundamental perusahaan mereka akan melakukan transaksi jual beli. Tranasaksi–transaksi inilah yang akan mempengaruhi fluktuasi harga saham.

c. Tingkat suku bunga
Dengan adanya perubahan suku bunga, tingkat pengembalian hasil berbagai sarana investasi akan mengalami perubahan. Bunga yang tinggi akan berdampak pada alokasi dana investasi pada investor. Investor produk bank seperti deposito atau tabungan jelas lebih kecil resikonya jika dibandingka dengan investasi dalam bentuk saham, karena investor akan menjual saham dan dananya akan ditempatkan dibank. Penjualan saham secara serentak akan berdampak pada penurunan harga saham secara signifikan.

d. Valuta asing
Mata uang amerika ( Dolar) merupakan mata uang terkuat diantara mata uang yang lain. Apabila dolar naik maka investor asing akan menjual sahamnya dan ditempatkan dibank dalam bentuk dolar sehingga menyebabkan harga saham akan naik.

e. Dana asing dibursa
Mengamati jumlah dana investasi asing merupakan hal yang penting, karena demikian besarnya dana yang ditanamkan, hal ini menandakan bahwa kondisi investasi di Indonesia telah kondusif yang berarti pertumbuhan ekonomi tidak lagi negatif, yang tentu saja akan merangsang kemampuan emiten untuk mencetak laba. Sebaliknya jika investasi asing berkurang, ada pertimbagan bahwa mereka sedang ragu atas negeri ini, baik atas keadaan sosial politik maupun keamanannya. Jadi besar kecilnya investasi dana asing di bursa akan berpengaruh pada kenaikan atau penurunan harga saham.

f. Indeks harga saham
Kenaikan indeks harga saham gabungan sepanjang waktu tertentu, tentunya mendatangkan kondisi investasi dan perekonomian negara dalam keadaan baik. Sebaliknya jika turun berarti iklim investasi sedang buruk. Kondisi demikian akan mempengaruhi naik atau turunnya harga saham di pasar bursa.

g. News and rumors
Berita yang beredar di masyarakat yang menyangkut beberapa hal baik itu masalah ekonomi, sosial, politik keamanan, hingga berita seputar reshuffle kabinet. Dengan adanya berita tersebut, para investor bisa memprediksi seberapa kondusif keamanan negeri ini sehingga kegiatan investasi dapat di laksanakan. Ini akan berdampak pada pergerakan harga saham di bursa.

 
2 Comments

Posted by on April 20, 2011 in Akuntansi