RSS

Category Archives: Uncategorized

Kapan Aku Jadi Komikus? – Edisi Galau

Memang terkesan lebay, tapi hal itulah yang selalu ada di benak ku. Waktu untuk belajar ngomik aja rasanya sempit banget sekarang-sekarang, karena aku harus kerja untuk mencari sesuap nasi, hehe nyari-nyari alesan. Terkadang ada rasa sesal kenapa dulu gak kuliah di jurusan design atau seni rupa, menimba ilmu sambil mengembangkan hobi, sehingga kedepannya bisa kerja di dunia itu. Tapi ya itulah hidup, gak semuanya berjalan sesuai keinginan.

Terkadang juga suka ngerasa ngiri sama komikus-komikus Indonesia yang hebat, banyak banget karya-karya yang bisa mereka tampilkan. Dari hari ke hari skill mereka makin jago.. Lah, sedangkan aku?

Suatu saat nanti, pengen banget punya sahabat yang mempunya hobi yang sama, bisa membimbing aku gimana cara ngegambar atau ngomik yang bagus. Karena sekarang aku berada di lingkungan yang gak memiliki hobi akan seni rupa. Hmm sedih banget dehh 😦

Pokoknya, harapanku suatu saat nanti bisa menjadi komikus yang bisa menghasilkan karya yang bermanfaat bagi nusa dan bangsa, hahahha. Dan satu lagi, aku berharap industri komik Indonesia bisa semakin maju, dan para komikusnya makmur2.

Berikut beberapa karyaku yang sangat amatir 😀ImageImage

ImageImage

Image

 

Image

 

Kelihatan kan, masih perlu banyak belajar untuk bisa menghasilkan karya yang lebih baik lagi. hehehehehhe.

 

 

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on March 4, 2012 in Uncategorized

 

One of my dreams :)

Salah satu dari mimpi yang selama ini ingin kucapai adalah menjadi komikus ala jepang (mangaka).. aku ingin membuat suatu karya berupa komik.. entahlah, sejak kecil aku begitu menyukai seni menggambar.. dan dari kecil aku suka membuat berbagai komik.. tapi karena sifatku yang cepat bosan dan agak pemalas (agak?), mimpiku ini belum pernah tercapai..

Berikut adalah beberapa hasil karyaku..


light yagami – death note

a hat girl.. hehe

Yupz.. inilah beberapa karyaku.. masih amatiran.. tapi aku akan berusaha untuk terus belajar.. hehe..

Mohon do’anya aja kawan2.. semoga mimpiku ini bisa tercapai..

Arigatou gozaimasu 😀

 
2 Comments

Posted by on March 20, 2011 in Uncategorized

 

All about Japan

Segala sesuatu yang ada di Negara Jepang selalu membuat saya terpesona, terutama dari segi budaya, teknologi, dan sejarah. Sebagian pemusik Jepang pun saya sukai, seperti Laruku, TM Revolution, Hyde, dll. Tapi sebenarnya, hal yang paling saya sukai dari negara Jepang adalah Manga, yang berarti komik. Dan jauh dari dalam lubuk hati, saya sebenarnya ingin jadi seorang mangaka (komikus), untuk itulah sekarang saya lagi rajin-rajinnya belajar menggambar ala komik Jepang 🙂

Meski Jepang merupakan salah satu negara yang memiliki teknologi tinggi, namun budayanya begitu melekat kuat. Salah satu budaya Jepang adalah Kimono. Kimono (着物?) merupakan pakaian tradisional Jepang. Arti harfiah kimono adalah baju atau sesuatu yang dikenakan (ki berarti pakai, dan mono berarti barang).

a girl in kimono

Kemudian budaya Jepang lain yang cukup terkenal adalah Shimin Matsuri, merupakan sebutan untuk matsuri (festival) yang diselenggarakan pemerintah daerah atau kelompok warga kota dengan maksud untuk menghidupkan perekonomian daerah dan umumnya tidak berhubungan dengan institusi keagamaan.

Sountrack beberapa Anime yang enak didengar membuat saya jadi tahu dan suka beberapa pemusik Jepang. Salah satu band fav saya adalah Laruku yang salah satu lagunya pernah jadi OST Samurai X.

L'Arc en Ciel

Ini dia, anime terfavorit!

Death Note ..

school rumble

Samurai X

Saya pun ingin merasakan indahnya musim semi di Jepang, yang konon katanya sangat indah… Hmm Spring Has Come!!

musim semi yang indah 🙂

Satu hal yang tidak saya sukai dari Jepang adalah ketika pimpinan-pimpinan negara tersebut menjajah Indonesia 😦

 
Leave a comment

Posted by on January 17, 2011 in Uncategorized

 

Pertemuan Terakhir di Kala Pagi

Siang kali ini begitu panas. Orang-orang yang ada di dalam angkutan umum tak ubahnya seperti kue-kue yang berjejer di dalam oven. Mereka semua terdiam berdesak-desakan. Chairul berulangkali mengusap keningnya yang bercucuran keringat. Kemudian dia mengikat rambut ikalnya yang agak gondrong.

Pikiran Chairul berjalan tak tentu arah. Akhir-akhir ini dia begitu merasa melankolis. Sebenarnya dia sangat malu harus pulang sekarang. Dia malu pada ibunya yang sudah renta. Tapi kota Jakarta seakan ingin mengusirnya. Seolah-olah orang yang tak berguna semacam dia tidaklah pantas untuk tinggal di kota besar itu. Dia merasa hidupnya telah hancur. Sri, orang yang selama ini dia harapkan akan menjadi istrinya kini telah menikah dengan orang lain. Kisah cintanya yang memilukan membuatnya tidak semangat lagi bekerja. Usaha dagangnya hancur. Kini uangnya sudah habis. Ongkos pulang pun dia dapatkan dari hasil menghutang kepada temannya.

Suasana kampung halaman tidak banyak berubah. Beberapa orang tampak menyapa Chairul dengan ramah. Suasana seperti ini membuat dirinya merasa sedikit terhibur, setidaknya orang-orang di kampung halamannya senang dengan kedatangan dirinya. Tiba-tiba dia berpapasan dengan seorang gadis. Gadis tersebut tampak malu-malu tersenyum padanya, tak lama kemudian menunduk dan langsung pergi. Chairul baru teringat siapa gadis itu. Dia adalah Halimah.

Kini Chairul berdiri di depan rumahnya yang sangat sederhana. Dia agak ragu untuk masuk. Namun pintu rumahnya tiba-tiba terkuak. Sosok yang selama ini dia rindukan kini ada di hadapannya. Dengan cepat dia memeluk ibunya.

***

Malam ini Chairul tidak bisa tidur sama sekali. Dia kemudian membuka jendela kamarnya. Suasana desa di malam ini begitu sepi. Sayup-sayup dia mendengar sesuatu di kamar sebelah. Rintihan doa ibunya cukup terdengar jelas ditelinganya.

Setelah cukup lama terdiam, dia tak kuasa membendung tangisnya. Dia baru menyadari kalau ibunya begitu sangat menyayanginya. Padahal dirinya sendiri menyadari selalu menyusahkan wanita tersebut. Tidak dapat dipungkiri, kehidupan dirinya tidak sesukses kakak-kakaknya.

***

Pagi ini ibu terlihat begitu kaget melihat suatu pemandangan yang tidak biasa. Chairul begitu bersemangat membereskan rumah. Pagar rumah yang agak rusak sudah Chairul perbaiki dengan cepat. Kebun di depan rumah tampak bersih. Tidak biasanya Chairul seperti itu. Biasanya dia selalu tidur seharian bila di rumah ibu. Entah kenapa ada tekad baru dalam hati Chairul. Mulai, saat ini Chairul ingin betul-betul membahagiakan ibunya. Dia ingin membangkitkan kembali gairah hidupnya yang hampir terkikis. Walaupun Chairul tidak bisa berbuat banyak, tapi dia akan terus berusaha.

“Nak, jujur ibu sangat senang melihat kau seperti ini.” Seru ibu sambil memperhatikan Chairul yang sedang menyapu di halaman rumah.

“Ah, ibu. Mumpung Chairul lagi rajin nih.”

“Oh, ya nak. Bagaimana rencana ke depanmu nanti?”

“Besok Chairul mau pergi lagi ke Jakarta. Chairul janji mau sungguh-sungguh bekerja disana.”

“Yakin mau ke Jakarta lagi?”

“Kalau saya disini terus, Chairul mau kerja apa bu? Chairul gak mau jadi pengangguran.”

“Ya baguslah kalau begitu. Giatlah kamu dalam bekerja, kelak kalau sudah mapan kamu carilah jodoh. Menurut ibu, Halimah cocok buat kamu, nak. Lupakan saja Sri. Ibu Halimah itu lebih baik daripada Sri”

“Ibu ini, kayak yang udah ketemu Sri aja.”

“Pokoknya ibu yakin, Halimah lebih baik. Dia dekat dengan ibu, dan ibu tahu betul dia itu orangnya bagaimana.”

***

Mata Chairul terus tertuju pada jendela bis. Warna langit terlihat memasuki senja. Disana-sini yang terlihat adalah area pesawahan. Tiba-tiba benaknya teringat pada apa yang dikatakan ibunya sewaktu kemarin. Chairul tersenyum. Semangat untuk bekerja begitu membuncah. Dia pun teringat dengan sosok Halimah. Perempuan berkerudung itu adalah adik kelasnya sewaktu SMP.

Saran dari ibu insya Allah akan aku penuhi, bisik hati Chairul.

Tiba-tiba telepon genggam Chairul bergetar. SMS dari sepupunya. Setelah membaca SMS tersebut, hatinya terpukul. Ibu meninggal.



 
Leave a comment

Posted by on October 15, 2010 in cerpen, Uncategorized

 

ISLAM, AGAMA PERDAMAIAN

Hampir semua agama memiliki sejarah peperangan. Ia telah ada dan berlangsung dalam waktu lama dan hampir di seluruh kawasan dunia. Pada 1891, lebih dari 10.000 penduduk Yahudi diusir dari Rusia. Bahkan ada pogrom yang didalangi Kementrian Dalam Negeri, orang Yahudi dibunuh dan dirampok. Begitu juga penindasan terhadap umat Yahudi di Eropa ketika kaisar Romawi memeluk Kristen.
Sejarah juga mencatat terjadinya Perang Salib (Crusade), yaitu perang untuk membela kepercayaan agama Kristen, dan merebut Tanah suci Yerussalem dari penguasa Islam.
Sekitar tahun 1950 terjadi pembantaian orang-orang Muslim oleh kelompok Hindu Fundamentalis radikal di Hindia. Salah satu ladang pembantaian kaum muslimin yang paling hebat adalah Heydrabad. Tidak kurang dari 350 ribu umat Islam tewas tewas di lading Heydrabad tersebut.
Peperangan dalam Islam sudah dimulai sejak awal ketika Nabi Muhammad mendakwahkan ajaran Islamnya ke tengah masyarakat Arab. Ajaran Islam yang dibawa Nabi Muhammad pertama-tama banyak mendapat penolakan dari masyarakat sekita, bahkan dari paman-pamannya sendiri. Berbagai jenis tuduhan negatif kerap diterima Nabi Muhammad.
Tidak tahan dengan caci maki suku Quraisy Mekah, Nabi Muhammad hijrah ke Madinah. Namun, sekalipun Nabi dan pengikutnya sudah hijrah, penyerangan tetap datang mengancam umat Islam. Para sejarawan Islam menyimpulkan penyerangan yang dilakukan Nabi dan kelompoknya lebih merupakan pertahanan diri bukan karena ingin menyerang terlebih dahulu.
Perlu digaris bawahi, perang yang dilakukan Nabi bukan perang karena permusuhan dan kebencian melainkan perang untuk perdamaian. Menurut Husein Haikal, Nabi Muhammad sebenarnya tak menghendaki peperangan. Ketika Yatsrib hendak menghabisi penduduk Mina, Nabi justru melarangnya.
Karena itu, setiap kali peperangan akan berlangsung, Nabi Muhammad berpesan kepada para prajuritnya agar memperhatikan nilai-nilai luhur kemanusiaan. Sebuah hadits riwayat Bukhari Muslim menyatakan: “Jika seseorang diantara kamu terlibat dalam peperangan, maka hendaknya yang bersangkutan menghindari wajah.”
Pada kesempatan lain Nabi berpesan bahwa ketika peperangan sedang berlangsung, pasukan Islam diminta agar tidak membunuh orang-orang jompo, para pendeta, anak kecil dan kaum perempuan. Nabi juga melarang umat Islam menghancurkan tempat-tempat ibadah dan menebang pohon-pohonan.
Dari fakta historis tersebu bisa disimpulkan bahwa:
1. Peperangan yang terjadi pada zaman Nabi dilakukan dalam rangka pembelaan diri, dengan tetap memperhatikan kerangka etis sebagaimana nabi ajarkan. Islam adalah agama yang menentang tirani dan kesewenang-wenangan (Q.S As-Syura: 39-42)
2. Peperangan diarahkan kepada sebagian orang kafir Quraisy yang selalu mengancam dan mengintimidasi umat Islam. Namun perlu diketahui, Nabi Muhammad pernah melarang umat islam memerangi orang Musyrik Mekah, Al-Bukhtari. Karena A-Bukhtari meskipun tidak beragama Islam, dia adakah orang yang sanggup menahan diri tidak menyerang Nabi Muhammad saat berada di Mekah.
3. Perang dengan sebagian Yahudi, karena mereka bukan hanya melanggar kesepakatan damai seperti dalam piagam madinah, melainkan juga melancarkan api permusuhan terhadap umat Islam. Namun perlu diketahui juga, Mukhayriq, seorang Yahudi Bani Tsa’labah dan pengikutnya tetap menjaga perjanjian dengan Nabi sebagaimana termaktub dalam Piagam Madinah dan membela Nabi dalam memerangi kaum Musyrik Mekah.
Dengan demikian, semua peperangan yang telah terjadi di Madinah adalah peperangan politik bukan peperangan agama. Perbedaan agama tidak menjadi argumen bagi Nabi untuk melakukan peperangam.
Itulah karakter dan watak dari peperangan yang dipimpin Nabi Muhammad yang biasanya disebut ghazwah. Akan tetapi, sepeninggal Nabi Muhammad, ketegangan dan bahkan peperangan antar umat Islam sendiri banyak terjadi.
Sumber: saya ringkas dari buku Membangun Toleransi Berbasis Al-Qur’an karya Abd. Moqsith Ghazali

 
Leave a comment

Posted by on May 5, 2010 in Uncategorized